Ngga mau punya adik!

Tadi malam, saat ngedot susu botolnya, tiba-tiba saja si Kakak berlinang air mata. Tanpa suara.

“Kenapa, Kak? Kok nangis?”

“Ndak mau punya adek…”

Dan air matanya mengalir makin deras. Saya terpikir, ah, apa mungkin dia melihat temannya punya adik dan sering tidak akur? Atau mungkin dia sudah mengerti bahwa dengan memiliki adik, sebagian kasih sayang akan dilimpahkan ke si adik? Berhubung setiap kali berjumpa dengan adik sepupunya yang sama-sama perempuan, rebutan barang berlanjut tangisan atau perkelahian sudah jadi pemandangan rutin.

“Kenapa ngga mau punya adik? Takut adiknya yang disayang?”

Sejenak ia kelihatan ragu, tapi lantas mengangguk.

Saya coba tenangkan ia dulu, membujuk bahwa dia adalah anak terakhir, ngga akan punya adik lagi. Setelah airmatanya kering. Demi memuaskan rasa penasaran, saya tanya lagi.

“Kenapa, kok ngga pengen punya adik?”

“Anel ngga mau perutnya dibuka….”

Walahhhh…. Itu rupanya yang mengganggu pikirannya! w(°o°)w

Memang saat sebelum tidur, saya sering berbagi cerita dengan anak-anak, termasuk bagaimana mereka hadir ke dunia ini. Mereka pun sudah tahu bahwa mereka dikeluarkan dari perut saya melalui operasi caesar, terbukti dengan bekas jahitan yang masih terlihat jelas. Tapi ya, namanya anak-anak, pemahaman mereka tentu terbatas. Seperti lamunan si Kakak yang tiba-tiba ngeri kalau sampai perutnya harus dibuka jika punya anak nanti (“⌒∇⌒”)

Apakah lantas saya kapok untuk bercerita? Tentu tidak. Jangan sampai si anak tahu berbagai hal, apalagi yang sifatnya sangat personal, malah dari orang lain. Tugas ibulah untuk mengajar anaknya. Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. (◡‿◡✿)

Iklan

4 thoughts on “Ngga mau punya adik!

  1. Wowwww, di imajinasinya anel perut terbuka itu seperti apakah yaaa :o

    Alhamdulillah dapat referensi tambahan untuk siap2 jadi ibu \^.^/ Tinggal menunggu doa-doa diijabah Allah.

    Suka

    • Hihihi… pasti bayangin yang serem-serem. Udah dijelasin juga masih nanya, “Kalo anak kecil ngga ada adek kan dalam perutnya?”( ´∀`)

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s