Your wedding day, how do you want it to be?

Kebanyakan pastinya ingin pesta yang memorable, penuh kenangan. Ya ngga, sih? Cuma, sayangnya kita lupa, harusnya penuh kenangan buat siapa?

Di sisi penyelenggara pesta perkawinan, kesibukan luar biasa terjadi. Mulai dari milih bahan baju untuk keluarga pengantin yang matching dengan interior ruangan dan kostum pasangan pengantin, sampai mikirkan daftar menu makanan.

Coba deh pikirkan sisi lainnya, sisi para tamu. Apa sih yang mereka cari? Dari pengamatan saya selama ini, cuma satu yang mereka harapkan: makanan enak dan cukup. Sisanya, segala kekurangan dengan mudah termaafkan.

Lalu apa gunanya susah payah lainnya itu dijalankan? Demi tradisi adat? Demi kelaziman masyarakat pada umumnya? Untuk kebanggaan diri? Untuk apa?

takenKalaulah waktu bisa diputar mundur, salah satu hal yang ingin saya batalkan adalah pesta pernikahan saya. Bukan pernikahannya, lho.
(。´∀`)ノ Pestanya! Sebuah acara yang semakin saya pikirkan, semakin terasa pemborosannya dan tidak ada manfaatnya. Kalau ditelusuri kembali, apa sih tujuan pesta pernikahan? Tujuan utamanya kan, adalah memberitahukan kepada semua kenalan bahwa si anak gadis sudah ada yang punya. Cuma itu.

Bagi saya, pesta pernikahan, bukan acara saya, tapi acara kedua orang tua saya. Simbol kebanggaan mereka yang telah berhasil menyelesaikan tugas sebagai orang tua, dan menikahkan sang anak dengan menantu pilihan yang mereka setujui. Pola pikir itulah yang dulu membuat saya acuh tak acuh dengan segala persiapan pernikahan. Saudara-saudara sayalah yang lebih sibuk mengurusi segala sesuatunya. Apalagi saat itu saya sedang bersekolah di luar negara, yang otomatis memang tak bisa direpoti banyak hal. Saya bahkan tak mengundang sama sekali teman-teman. Ada yang ikut datang ke undangan pun hanya karena kebetulan orang tua mereka diundang oleh orang tua saya. Lagipula, kebanyakan teman-teman saya dan suami berdomisili di kota lain, sulit bagi mereka untuk menyempatkan hadir.

Saya dengar, biaya yang orang tua saya keluarkan sangat besar, untuk ukuran keluarga kami. Pesta inilah yang menjadi pesta resepsi pernikahan pertama yang diselenggarakan di Pontianak Convention Center, gedung pertemuan terbesar di Pontianak. Saya yakin, ongkos yang harus dikeluarkan oleh keluarga suami saya pun tak kalah banyaknya, karena keluarga besar mereka harus datang beramai-ramai dari Jakarta.

Usai dari kemeriahan itu, apa yang tersisa? Selain kegembiraan bisa bertemu keluarga dari jauh yang bela-belain datang, sisanya nihil.

Seandainya saja dana yang disiapkan oleh keluarga kami untuk penyelenggaraan pesta, diberikan saja saja kepada kami berdua. Mungkin esoknya selepas ijab kabul, kami sang pengantin baru bisa backpacking keliling Eropa, atau mungkin pergi umroh bersama.

I just wish…

Jadi, buat siapapun yang kebetulan mampir membaca tulisan ini, dan berencana untuk melangsungkan pesta pernikahan dalam waktu dekat, coba direnungkan kembali apa tujuan penyelenggaraan pesta. Jangan sampai pesta tanpa disadari, hanya jadi ajang pamer. Percuma. Para tamu akan segera melupakannya esok hari. Jadikan hari H pernikahan sebagai hari yang layak dikenang oleh pasangan yang mengalaminya. Bukan orang lain.

Iklan

4 thoughts on “Your wedding day, how do you want it to be?

  1. Hahaai setuju mbak, mending dananya backpacking ke eropa ya :D tapi ya menurut saya gpp juga mbak bikin pesta heboh bin glamor, selama keuangan masih mencukupi dan tidak ada yg keberatan tentunya :)

    Suka

    • Ya memang balik ke tujuannya masing-masing sih. Harapannya, moga-moga aja tulisan ini bisa ngingetin supaya ngga ada yang maksain diri untuk hal-hal yang sebenernya ngga prinsip.
      Jangan sampai gemerlap pesta pernikahan cuma jadi kebahagiaan semu yang sebenernya bisa punya arti lebih kalau bisa hadir dalam bentuk berbeda (^^)

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s