Uang Receh

Kesal rasanya tiap hari menemukan uang receh tergeletak begitu saja di meja, di atas lemari bahkan di lantai, seolah tak ada harganya. Bisa dipastikan pula pelakunya adalah anggota rumah yang lelaki! 😑

Jangan protes dulu! Saya punya argumentasi. Beda dengan perempuan yang kemana-mana menenteng tas, setidaknya dompet, uang receh terbiasa disimpan. Bahkan tak jarang perempuan yang sengaja memiliki dompet khusus uang koin.

Lelaki? Dompet mereka tak pernah didesain memiliki kantong khusus untuk koin. Wajar sih, umumnya dompet lelaki kan diletakkan di belakang celana, lucu aja kali ya ada gelembungan uang koin di bagian belakang 😁😁. Sementara, jika hanya diletakkan di saku celana bagian depan, suatu saat celana itu akan dicuci juga dan uang koin harus dikeluarkan. Begitulah nasibnya hingga ditelantarkan sedemikian rupa.

Saya sudah mencoba meletakkan beberapa celengan di lokasi yang mudah diraih. Harapannya sih, masing-masing punya kesadaran untuk menyimpannya dengan baik
Sayang, harapan tinggal harapan.Tetap saja recehan tersebut akhirnya  memenuhi dompet saya. Tapi beneran, ngga ada ruginya nyimpan uang receh dalam jumlah banyak. Silakan temukan kepuasan tersendiri pada saat membayar belanjaan dengan uang yang betul-betul pas. Apalagi di minimarket yang sering tak mau berikan kembalian dengan alasan tak ada uang pas!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s