Siapa yang Ambil Fotonya?

Tadi pagi saya menemani anak-anak menonton Up di televisi. Tahu film ini kan? Cerita petualangan seorang kakek dan bocah pramuka dengan rumah yang terbang diikat balon?

Nah, sebagai orang tua yang baik, saya berusaha untuk menanggapi komentar dan menjawab setiap pertanyaan yang terlontar dari anak saya. Namun, ada satu hal yang tak mampu saya jawab dan sungguh membuat saya kagum dengan ketelitiannya.
Saat itu muncul adegan si kakek membuka buku kenangan bersama istrinya (My Adventure Book), di dalamnya beberapa foto kenangan mereka berdua, tampak berduaan di berbagai lokasi. Anak saya bertanya, “Siapa yang moto ya itu? Kan tinggalnya cuma berdua?”

image

Benar juga. Dalam film tersebut hanya digambarkan bagaimana mereka hidup bahagia bersama berdua sampai akhir hayat si nenek. Wajar kalau anak saya menanyakan siapa yang memotret, walaupun secara logis bisa saja dijelaskan bahwa pasti ada yang orang lain yang melakukannya, namanya juga foto untuk kenang-kenangan.

Berangkat dari kejadian kecil ini, kembali saya diyakinkan bahwa anak wajib didampingi saat menonton televisi, bahkan saat menonton film anak sekalipun. Inilah kesempatan untuk mendidiknya saat menerima informasi baru, jangan sampai salah menyimpulkan. Apalagi kalau mereka memilih tayangan yang tidak pas dengan usia dan kemampuan berpikir mereka, kita bisa cepat-cepat menegur dan meluruskannya kembali.

Bagaimana orang tua? Maukah menyempatkan diri untuk sebisa mungkin mendampingi anak-anak?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s